Kamis, 07 Juni 2018
PRESS RELASE
Jakarta 7,juni 2018. Belakangan, photography semakin populer di kalangan pecinta fotografi. Sifatnya yang menangkap momen secara natural di sekitar membuat banyak orang tertarik untuk mendalaminya. Salah satunya adalah ezraphoto.
“ photography itu bebas banget, bebas foto apa aja, tergantung apa yang mau diceritain,” ujar Bill dalam seminar yang dibawakannya dalam rangkaian acara “What A Fame”. martin.
Sebelum memotret, martin selalu berpikir hasil fotonya akan menjadi seperti apa. Ia selalu mencoba memotret dari berbagai titik hingga mendapatkan hasil yang terbaik. Menurutnya, salah satu hal yang patut diperhatikan ketika melakukan photography adalah tidak cepat puas. Walaupun seorang fotografer sudah merasa hasil fotonya baik, tetapi tidak ada salahnya untuk terus mencoba memotret dari berbagai sudut pandang. Selain itu, penting juga untuk banyak browsing dan mencari referensi foto.
Attitude atau sikap juga menjadi hal yang patut diperhatikan oleh seorang fotografer, terutama freelance photographer yang banyak berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Bebas memotret bukan berarti bebas sepenuhnya. Tetap ada peraturan dan etika yang harus dipenuhi seorang fotografer.
Membahas soal perlengkapan, untuk photographer pemula, ternyata tidak banyak alat yang perlu disiapkan. Yang terpenting adalah kamera dan lensa dengan range yang fleksibel. Lensa tersebut akan memudahkan fotografer mencari titik zoom terbaik sehingga tidak perlu repot mengganti lensa ketika memotret.
Menanggapi banyaknya orang yang sering berpikir bahwa keindahan suatu foto terletak pada alat yang digunakan,martin justru berpikir sebaliknya.
“Alat-alat itu tidak terlalu menentukan. Yang penting, alat tersebut bisa dimaksimalkan. Jangan sampai karena alat terbatas, jadi nggak bikin apa-apa. Teori basic, sih, yang paling penting,” saran martin yang juga merupakan founder ezraphotograph
Setelah banyak berbincang mengenai photography, martin membuka sesi yang mempersilakan audiens bertanya trik yang dilakukannya hingga menghasilkan foto-foto yang diunggahnya di media sosial. martin juga akan melakukan pameran yang memperlihatkan semua hasil foto yang telah dihasilkan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar